Sabtu, 26 Januari 2013

Sejarah Internet dan Intranet


Sejarah Internet dan Intranet
Sejarah Internet dapat dibagi dalam empat Aspek yaitu
1.Adanya aspek evolusi teknologi yang dimulai dari riset packet switching (paket pensaklaran) ARPANET (berikut teknologi perlengkapannya) yang pada saat itu dilakukan riset lanjutan untuk mengembangkan
wawasan terhadap infrastruktur komunikasi data yang meliputi beberapa dimensi seperti skala,performannce/kehandalan, dan kefungsian tingkat tinggi.
2.Adanya aspek pelaksanaan dan pengelolaan sebuah infrastruktur yang global dan kompleks.
3.Adanya aspek sosial yang dihasilkan dalam sebuah komunitas masyarakat besar yang terdiri dari para Internauts yang bekerjasama membuat dan mengembangkan terus teknologi ini.
4.Adanya aspek komersial yang dihasilkan dalam sebuah perubahan ekstrim namun efektif dari sebuah  penelitian yang mengakibatkan terbentuknya sebuah infrastruktur informasi yang besar dan berguna.  Internet sekarang sudah merupakan sebuah infrastruktur informasi global (widespread information infrastructure), yang awalnya disebut "the National (atau Global atau Galactic) Information Infrastructure" di Amerika Serikat. Sejarahnya sangat kompleks dan mencakup banyak aspek seperti teknologi, organisasi, dan komunitas. Dan  pengaruhnya tidak hanya terhadap bidang teknik komunikasi komputer saja tetapi juga berpengaruh kepada masalah sosial seperti yang sekarang kita lakukan yaitu kita banyak mempergunakan alat-alat bantu on line untuk mencapai sebuah bisnis elektronik (electronic commerce), pemilikan informasi dan berinteraksi dengan masyarakat.
Pengertian Internet
Istilah INTERNET berasal dari bahasa Latin inter, yang berarti “antara”. Secara kata per kata INTERNET berarti jaringan antara atau penghubung. Internet berasal dari kata Interconnected-networking yang mempunyai
Arti harfiahnya mempunyai kependekan  ‘inter-network’ dimana rangkaian komputer yang berhubung menerusi beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
Arti hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit dan lainnya.
artikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.
Internet adalah suatu jaringan komputer yang satu dengan yang lain saling terhubung untuk keperluan komunikasi dan informasi. Sebuah komputer dalam satu jaringan internet dapat berada di mana saja atau bahkan di seluruh Indonesia. Sering juga internet diartikan sebagai jaringan komputer di seluruh dunia yang berisikan informasi dan sebagai sarana komunikasi data yang berupa suara, gambar, video dan juga teks. Informasi ini dibuat oleh penyelenggara atau pemilik jaringan komputer atau dibuat pemilik informasi yang menitipkan informasinya kepada penyedia layanan internet.
Kesimpulan:
            Definisi INTERNET : Internet merupakan hubungan antar berbagai jenis komputer dan jaringan di dunia yang berbeda sistem operasi maupun aplikasinya di mana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan media komunikasi (telepon dan satelit) yang menggunakan protokol standar dalam berkomunikasi yaitu protokol TCP/IP.
Fungsi : Internet merupakan media komunikasi dan informasi modern.
Pengertian intranet
            Intarnet adalah jaringan komputer-komputer yang saling tersambung digunakan suatu sistem organisasi. Misalnya: jaringan komputer-komputer PT. Telkom seluruh Indonesia. Jadi dibilang “internet” khusus. Intranet berfungsi mengkomunikasikan komputer satu dengan yang lain, persis seperti internet tatapi layanannya terbatas, tidak seluas dan seberagam di internet.
Sebuah intranet adalah sebuah jaringan privat (private network) yang menggunakan protokol-protokol internet (TCP/IP), untuk membagi informasi rahasia perusahaan atau operasi dalam perusahaan tersebut kepada karyawannya. Kadang-kadang, istilah intranet hanya merujuk kepada layanan yang terlihat, yakni situs web internal perusahaan. Untuk membangun sebuah intranet, maka sebuah jaringan haruslah memiliki beberapa komponen yang membangun Internet, yakni protokol Internet (Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan.
Intranet adalah konsep LAN yang mengadopsi teknologi Internet dan mulai diperkenalkan pada akhir tahun 1995. Atau bisa dikatakan Intranet adalah LAN yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas Internet, diibaratkan berInternet dalam lingkungan lokal. umumnya juga terkoneksi ke Internet sehingga memungkinkan pertukaran informasi dan data dengan jaringan Intranet lainnya (Internetworking) melalui backbone Internet.Keuntungan menggunakan Internet dan Intranet saat ini banyak sekali sampai saya gak bisa nuliskan satu-persatu. Contohnya adalah yang sedang Anda lakukan saat ini yaitu mencari informasi, mendapatkan informasi, bertukar informasi lewat Internet.



Latar-Belakang Perkembangannya
1)      ARPANet
Pada tahun 1969 ARPA (Advanced Research Project Agency), sebuah bagian dalam kementerian Pertahana Amerika Serikat memulai sebuah proyek, yang di satu sisi menciptakan jalur komunikasi yang tak dapat dihancurkan dan disisi lain memudahkan kerjasama antar badan riset diseluruh negeri, seperti juga industri senjata. Maka terbentuklah ARPANet.
Bila pada awalnya komputer sejenis yang melakukan pertukaran data, bertambahnya komputer dengan berbagai sistem operasi lain menuntut solusi baru komunikasi yang tak terbatas antar semua badan yang tergabung dalam jaringan.
2)      Internetting Project
Untuk itu dibuat Internetting Project, yang mengembangkan lebih lanjut hasil yang telah dicapai dalam ARPANet, agar media komunikasi baru ini juga dapat dimanfaatkan oleh berbagai sistem komputer yang tergabung. Kemudian vendor-vendor komputer meramaikan lalu lintas jaringa tersebut untuk berbagai kebutuhan sehingga terciptalah INTERNET.
Perkembangan Internet 1
     Teknologi Informasi dan Telekomunikasi (Information and Communication Technology/ICT) merupakan tulang punggung aplikasi Web 2.0. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang fenomenal dan menjadi awal munculnya aplikasi web adalah Internet. Internet yang berawal dari riset untuk pertahanan dan keamanan serta pendidikan berkembang menjadi perangkat pendukung bisnis yang sangat berpengaruh. Dalam kaitan dengan aplikasi Web 2.0 ini, terdapat beberapa peristiwa penting dalam sejarah interne
      Berawal pada tahun 1957, melalui Advanced Research Projects Agency (ARPA), Amerika Serikat bertekad mengembangkan jaringan komunikasi terintegrasi yang saling menghubungkan komunitas sains dan keperluan militer. Hal ini dilatarbelakangi oleh terjadinya perang dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet (tahun 1957 Soviet meluncurkan sputnik).
                          Perkembangan besar Internet pertama adalah penemuan terpenting ARPA yaitu packet switching pada tahun 1960. Packet switching adalah pengiriman pesan yang dapat dipecah dalam paket-paket kecil yang masing-masing paketnya dapat melalui berbagai alternatif jalur jika salahsatu jalur rusak untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Packet switching juga memungkinkan jaringan dapat digunakan secara bersamaan untuk melakukan banyak koneksi, berbeda dengan jalur telepon yang memerlukan jalur khusus untuk melakukan koneksi. Maka ketika ARPANET menjadi jaringan komputer nasional di Amerika Serikat pada 1969, packet switching digunakan secara menyeluruh sebagai metode komunikasinya menggantikan circuit switching yang digunakan pada sambungan telepon publik.

Perkembangan Internet ke 2
      Perkembangan besar Internet kedua yang dicatat pada sejarah internet adalah pengembangan lapisan protokol jaringan yang terkenal karena paling banyak digunakan sekarang yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol). Protokol adalah suatu kumpulan aturan untuk berhubungan antarjaringan. Protokol ini dikembangkan oleh Robert Kahn dan Vinton Cerf pada tahun 1974. Dengan protokol yang standar dan disepakati secara luas, maka jaringan lokal yang tersebar di berbagai tempat dapat saling terhubung membentuk jaringan raksasa bahkan sekarang ini menjangkau seluruh dunia. Jaringan dengan menggunakan protokol internet inilah yang sering disebut sebagai jaringan internet.
      Jaringan ARPANET menjadi semakin besar sejak saat itu dan mulai dikelola oleh pihak swasta pada tahun 1984, maka semakin banyak universitas tergabung dan mulailah perusahaan komersial masuk. Protokol TCP/IP,  menjadi protokol umum yang disepakati sehingga dapat saling berkomunikasi pada jaringan internet ini.
Perkembangan Internet ke 3
    Perkembangan besar Internet ketiga adalah terbangunnya aplikasi World Wide Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee. Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang dinanti semua pengguna internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di internet. Sejak saat itu pertumbuhan pengguna internet meroket.
Sistem Jaringannya:
Sistem Jaringan Pada Internet dibagi menjadi:
1.       Local Area Network ( LAN )
                   Jaringan  jenis LAN biasanya digunakan untuk area atau wilayah yang kecil misalnya jaringan  pada sebuah bangunan, sekolah, unit lembaga atau kampus. Fungsi LAN sebagai satu jaringan  yang menghubungkan sejumlah komputer yang berada dalam kawasan  tertentu Komputer-komputer ini dapat dihubungkan dengan pelbagai cara  seperti kabel pasangan, serat optik, kabel telepon, dan cahaya inframerah,  serta isyarat radio
                   Sebuah server adalah komputer khusus yang dapat melayani kebutuhan komputer lain dalam lingkup tersebut. Pelayan file   biasanya merupakan komputer berkapasitas tinggi dan mempunyai perangkat keras yang tidak digunakan oleh individu pada jaringan  itu.
                 


 Komputer-komputer yang disambung dengan pelayan file   dikenali sebagai stasiun kerja (workstations).

                   Untuk menggunakannya, jaringan  haruslah menerima pesanan dari  komputer individu atau node  yang dihubungkan pada jaringan  dan mempunyai cara untuk mengendalikan pesanan yang datang secara serentak
                   Sistem jaringan  melakukan semua proses secepat mungkin sambil memberi pelayanan yang seadil mungkin mengikut giliran di antara node  lain di dalam LAN.
Karakteristik LAN (Lokal Area Network)
          Karakteristik LAN berdasarkan kecepatan memiliki ukuran yang terbatas yaitu dengan kecepatan mulai 10 sampai dengan 100 Mbps [5]. Pengertian LAN adalah jaringan yang menghubungkan simpul yang berada didaerah tidak terlalu jauh seperti pada bangunan dengan radius maksimum 10 km. Disamping itu pada network ini kecepatan transmisi data relatif lebih tinggi dengan kisaran 1-100 Mbps. Umumnya penggunaan LAN adalah digunakan pada suatu perusahaan tertentu dan menajemen LAN dilakukan oleh perusahaan tersebut.
Pembagian topologi jaringan LAN terdiri atas:
1.   Topologi Bus atau Daisy Chain
          Pada topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut :
a. Merupakan satu kabel yang tiap ujungnya di terminasi, dimana sepanjang kabel itu terdapat node-node.
b. Paling mudah karena sederhana
c. Sinyal melewati dua arah dan memungkinkan terjadinya collision
d. Problem terbesar adalah jika kabel putus, maka jaringan juga akan terputus
2.       Topologi Ring
          Topologi ring terdiri atas lintasan yang berbentuk lintasan melingkar dengan karakteristik sebagai         berikut:
a. lingkaran tertutup berisi node-node b. Sederhana dalam layout c. Sinyal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat meghindarkan terjadinya collision, sehingga cara mengalir lebih cepat dan collision detection lebih sederhana.


3.       Topologi Star
Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
a. Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke       central node dan kembali lagi.
b. Mudah dikembangkan karena tiap node akan langsung terhubung dengan central node.
c. Memiliki keuntungan jika ada kabel yang terputus maka yang lain akan tetap berjalan terus.
d. Dapat menggunakan kabel yang lower grade, seperti UTP (Unshielded Twisted Pair).
2.       Metropolitan Area Network ( MAN )
                   Jaringan  kawasan metropolitan (metropolitan area network/MAN)  lazimnya  melingkupi kawasan yang lebih luas dibanding dengan LAN. Jaringan  MAN biasanya dioperasikan di bandara-bandara, gabungan beberapa buah sekolah ataupun di sebuah daerah.
3.       Wide Area Network (WAN)
                   Jaringan  kawasan luas (wide area network/WAN) menghubungkan komputer  pada suatu kawasan yang lebih luas secara geografi, contoh menghubungkan Florida, Amerika Serikat dengan dunia.
                   Jaringan  WAN ini lebih rumit dan kompleks. Ia memerlukan pelbagai peralatan  dan data sebelum jaringan  setempat dan metropolitan berhubungan dengan komunikasi secara global dan antarabangsa seperti internet.
          Pada dasarnya, jaringan  WAN hampir serupa dengan LAN atau MAN.
                    Jaringan  kawasan luas yang menggabungkan dua atau lebih jaringan  kawasan setempat dan biasanya melibatkan suatu kawasan geografi yang luas.

1 komentar:

  1. OK saya sudah liat semuanya sudah bagus TINGKATKAN LAGI YA ^_^ saya beri nilai 90 untuk ulha pertama
    90 terdiri dari
    76 untuk tugas wajib
    11 untuk puisidan chromnya
    dan 3 untuk desain dan lain-lain
    untuk pertanyaan lebih lanjut silakan hub @rajaadalahjaja atau email panjiwijayaraya@gmail.com GANBATE DESUNE

    BalasHapus